CARA MEMBACA KODE OLI

1 post / 0 new
hansip
CARA MEMBACA KODE OLI

Memilih oli buat kendaraan sebenarnya mudah asal kita paham kode yang direkomendasi pabrik atau tahun kendaraan, seperti minum obat, asal kita tau formulannya maka kita tau kebutuhannya.

Merek oli hanya sebagai pengingat saat kita membeli tetapi kandungan/formula oli yang utama, banyak oli harga murah tetapi berkwalitas dan sebaliknya, yang terpenting RAJIN GANTI OLI SECARA BERKALA.

Contoh kode: SAE 10W40 API SN atau API CI

SAE (society of automotive enggineer):
Ukuran kekentalan dan kemampuan pelumas untuk mengalir/melumasi setiap celah mesin di ukur dengan angka setelah kode SAE, semakin tinggi angka maka semakin kental.
Untuk mobil rakitan 2001 ke atas umumnya sudah menggunakan SAE 10W40.

Angka pertama:
Mengartikan kekentalan saat oli dingin berdasarkan cuaca di luar untuk negara beriklim tropis biasanya 5-10 dan negara bersalju ada yg 0

Angka ke dua:
Hampir sama dengan angka pertama tetapi angka ke dua mengartikan kekentalan saat oli panas/mesin menyala, angka ini ada yg 20-50 tergantung kebutuhan menyesuaikan angka pertama.

W (winter)
Hurup W dibelakang angka pertama mengartikan winter, jika kode oli misal 10W40 maka akan diartikan oli memiliki kekentalan 10 saat dingin dan 40 saat panas.

API (American Petroleum Institute):
Merupakan kode standart untuk menentukan karakteristik tertentu (kualitas) oli, kode API terdiri dari dua alfabet (huruf) yang terletak dibelakang kode "API" misalnya "API SG" atau "API CH". Pada kode huruf pertama menandakan penggunaan oli pada mesin bensin atau mesin diesel, pada mesin bensin menggunakan kode "S" misalnya API SL sedangkan pada mesin diesel menggunakan kode "C" contohnya API CG.
Semakin jauh kode huruf kedua dari "A" maka semakin baik kwalitas standartnya.

Kode API Oli beserta penggunaannya pada mesin mobil.

Mobil mesin bensin:
* API SN : (jenis terakhir sampai saat ini) menggunakan teknologi Nano guard untuk melindungi bagian tersempit dari mesin. Digunakan untuk mesin tahun 2012 atau sebelumnya
* API SM : Diperkenalkan pada 2004. Oli ini didesain untuk memberikan resistensi oksidasi yang lebih baik, menjaga temperatur, perlindungan lebih baik terhadap keausan, dan mengontrol deposit lebih baik. digunakan untuk mesin sesudah tahun 2004.
* API SL : Dirancang untuk menjaga temperatur dan Energy Conserving. Untuk mesin generasi 2004 atau sebelumnya
* API SJ : Diperkenalkan untuk mesin generasi 2001 atau lebih tua
* API SH : Digunakan untuk mesin tahun 1996 dan sebelumnya
* API SG : Digunakan untuk mesin tahun 1993 dan sebelumnya
* API SF : Digunakan untuk mesin tahun 1988 dan sebelumnya

Mobil Mesin Diesel
* API CJ-4 : Dipakai untuk tahun 2006 dan sesudahnya. Digunakan untuk mesin high speed, mesin 4-langkah yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 2007. Oli dengan kategori API CJ-4 memiliki kriteria performa lebih baik daripada Jenis API CI-4 dengan CI-4 PLUS, CI-4, CH-4, CG-4 dan CF-4.
* API CI-4 : Digunakan untuk mesin diesel tahun 2002 dan sesudahnya. Digunakan pada mesin high speed, four stroke engines yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 2004. Bisa menggantikan oli CD, CE, CF-4, CG-4 dan CH-4.
* API CH-4 : Digunakan untuk mesin diesel tahun 1998 dan sesudahnya. Oli ini untuk mesin high speed, four stroke engines yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 1998. Bisa digunakan pada oli CD, CE, CF-4, dan CG-4.
* API CG-4 : Diperkenalkan sejak 1995. Untuk mesin kinerja sedang, high speed, four stroke engines. Digunakan untuk mesin yang meminta kandungan belerang/sulfur kurang 0.5%. Cocok untuk standar emisi 1994 Bisa dipakai pada oli CD, CE, dan CF-4.
* API CF-4 : Digunakan untuk mesin high speed, four stroke engines, naturally aspirated dan mesin turbocharger. Biasa digunakan untuk pengganti oli CD dan CE.
* API CF-2 : Digunakan untuk mesin kinerja sedang, two stroke engines. Bisa dipakai pada oli CD-II.
* API CF : Digunakan Untuk 1994 dan sesudahnya, Oli ini untuk mesin off road, indirect injected dan dapat menggantikan oli kode CD.

#tipsmemiliholi
#olimesin
#oli
#oil